HATI-HATI MENYALIB DAN MENGEREM KENDARAAN

HATI-HATI MENYALIB DAN MENGEREM KENDARAAN


Gambar diambil di sekitar jalan Pakupatan Serang-Banten


Bidang transportasi semakin menunjang sehingga memudahkan masyarakat dalam  mengakses  wilayah dan lebih menghemat waktu. Beragam jenis kendaraan, fasilitas  jalan yang memadai, pertambahan penduduk dan perubahan presticious masyarakat  terhadap kendaraan pribadi, membuat kepadatan lalu lintas semakin meningkat. Kepadatan itupun emiliki konsekuensi, seperti dinyatakan dalam surat kabar harian.

Gambar diambil di sekitar jalan Pakupatan Serang-Banten

Pada Rabu, 28 April 2010. Dalam Koran harian poskota, Diungkapkan bahwa Indonesia adalah negara dengan kecelakaan lalu lintas (pembunuh nomor dua setelah penyakit TBC).  Setiap tahun rata-rata 28.000 nyawa melayang di jalan raya. Tingginya jumlah korban menunjukkan tingkat keselamatan jalan yang rendah. Hal itu pula yang mendorong pemerintah untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan terhadap tingkat keselamatan  jalan di Indonesia.

Padahal Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas sudah berjalan. Namun, kenyataanya masih jauh dari harapan.  Ini berarti masih banyak pengendara yang tidak peduli dengan safety riding.

Sebagai pengendara,  Waspada diri adalah cara paling dini agar tidak menjadi korban selanjutnya.

Gambar diambil di sekitar jalan Pakupatan Serang-Banten


Ada sedikit cerita ketika aku tidak melakukan safety riding.

” Terik matahari berada di atas ubun-ubun.  Suasana lalu lintas terasa lenggang, tak seperti kemarin padat merayap.  Ku lihat jam tangan…Oh, TIDAK! Jika kali ini telat lagi maka aku terancam tidak dapat mengikuti ujian di kampus. Segera kulajukan kendaraan beroda dua degan kecepatan 60 km/jam di jalan 2 arah tanpa pembatas.

Truk  besar di depanku dengan jarak yang minim memubat arah pandang terhalangi. Tanpa menyalakan lampu sign, Kusalib angkot. Tiba-tiba kiiiiiiik… JLEGERRRRRRR, GUBRAK,……..mencoba mengerem tapi motor metik dari arah berlawanan segera menghantam  dan membuat terjatuh.

Kecelakaan lalu lintas itu sangat mengejutkan. Namun, aku bersyukur  tidak ada bagian tubuhku yang parah, hanya jari kaki yang sedikit terkilir  dan beberapa spare part motor mesti diganti.

Meskipun tidak parah namun cukup menjadi pelajaran agar pengendara motor terutama roda dua dapat menerapkan safety riding.”

Gambar diambil di sekitar jalan Pakupatan Serang-Banten

 

 

 

Ada hikmah yang bisa aku pelajari, bahwa  dalam menyalib dan mengerem kendaraan kita harus:

1.        Cara kita mendahului kendaraan (menyalib) di depan yang benar adalah sebagai beriku:

–          Beri jarak yang cukup antar kendaraan, ini memungkinkan untuk menghindari rem mendadak jika kendaraan di depan berhenti tanpa lampu sign. Dan memberikan keleluasaan untuk arah pandangan sebelum menyalib.

–          Jangan lupa memberi tanda lampu sign minimal 5 menit sebalum menyalib. Ini memberikan tanda kepada pengendara lain.

–          Perhatikan kaca spion, bertujuan untuk mengetahui bagaimana keamanan pengendara di belakang sehingga kita lebih waspada.

2.        Ada trik menggunakan rem belakang dan depan. Rem belakang berguna untuk menstabilkan laju kendaraan sedangkan rem depan untuk menghentikan kendaraan.

Gambar diambil di sekitar jalan Pakupatan Serang-Banten

One thought on “HATI-HATI MENYALIB DAN MENGEREM KENDARAAN

  1. Waduh, merasa tersanjung mendapat backlink disini😆 . Memang benar mas kalau menyalip kendaraan itu selain mencari aman untuk diri sendiri juga mengamankan orang lain yang akan disalip. Karena orang yang di salip itu cenderung kaget dan ini pernah saya alami saat saya menyalip bis dari eh koq ada yang menyalip saya saat kendaraan saya belum mendahului bis nya. Akhirnya untuk melampiaskan amarah, yang menyalip tersebut langsung saya kejar dan terjadi kejar-kejaran sampai kurang lebih 4 Km. maklum saat itu darah muda nya masih mengelora😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s