Energi Alternatif Minyak Jelantah (Murah dan Mudah)

Pertumbuhan produksi minyak bumi, gas alam dan batu bara dari tahun 1998-2010 memiliki kenaikan lebih kecil dibandingkan tingkat konsumsinya sehingga terjadi kelangkaan Oleh karena itu, perlu energi alternatif yang dapat terbarukan dalam waktu cepat yakni teknologi pengolahan biodesel dari golongan biofuel. Gambar

http://asruldinazis.files.wordpress.com/2008/05/picture2.png

Minyak jelantah dapat digunakan sebagai bahan baku yang murah dan mudah. Biodesel dari  minyak jelantah merupakan reaksi antara trigliserida yang terdapat pada minyak nabati dengan metil dibantu oleh katalis basa menghasilkan metil ester (biodiesel) dan Gliserol.

Gambar

http://pse.ugm.ac.id/wp/wp-content/uploads/SKEMA-BIODISEL.jpg

Keuntungan penggunaan biodiesel ialah, (1) dapat terbakar dalam waktu singkat karena suhu yang dibutuhkan untuk mencapai temperature autoignition lebih rendah ketika diinjeksikan ke dalam ruang bakar kendaraan, (2) mempunyai kondisi yang lebih aman daripada minyak solar dalam hal penyimpanan karena lebih tidak mudah terbakar,(3)mengurangi kecenderungan membeku pada suhu yang dingin (pour point), (4) penggunaan biodiesel sebagai campuran dapat meningkatkan indeks setana (Calculated Indeks Setana)pada bahan bakar solar, (5) menurunkan kadar residu dan TAN (Total Acid Number) dengan penambahan metanol sehingga dapat dikatakan aman bagi lingkungan, (7)namun, densitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan solar. Di Indonesia sudah terdapat SNI (Standar nasional Indonesia) untuk produk biodiesel. Pemerintah juga telah mewajibkan badan usaha niaga untuk mencampurkan bahan bakar nabati (BBN) sebesar 2% dalam BBM nonsubsidi yang dijual di stasiun pengisian bahan bakar umum mulai 1 Mei 2012, dengan SNI (Standar Nasional Indonesia) yang sudah ditentukan. Oleh karena itu, kita akan mendapati biodesel di SPBU PERTAMINA.

Pikiran terburuk dari masa lalu ialah, orang tua kita mengonsumsi secara berlebih terhadap energi fosil sehingga kita mengalami kelangkaan BBM, maka bisa jadi pemikiran itu, terus berlanjut kepada generasi mendatang.

DAFTAR PUSTAKA

Hamid,T dan Triyanto,A. 2003. Pembuatan Biodiesel dari Minyak Kelapa “Barco”

Dengan Variasi Volume Metanol. Jurnal Teknologi, Edisi No.1, , 51-59. ISSN 0215-1685

Bustaman,B. 2009. Strategi Pengembangan Biodiesel Berbasis Kelapa Sawit di Maluku. Jurnal Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.

 

Rahayu, M. teknologi Proses Produksi Biodiesel. JurnalProspek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak

Bajoe. 2008. Mengenal Biodiesel. Wikimu. http://www.wikimu.com/News/Print.aspx?id

=6030. [14 Februari 2009].

Oktaria,R. Energi dan Renewebel energi, 8 Agustus 2012. http://www.indonesiafinancetoday.com/read/31427/Produksi-Biodiesel-Nasional-Semester-I-Naik-1758

http://www.ces.purdue.edu/new

Gambar

One thought on “Energi Alternatif Minyak Jelantah (Murah dan Mudah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s